Kemendikbud Alokasikan Dana untuk MGMP Guna Optimalkan Sistem Zonasi

Kemendikbud Alokasikan Dana untuk MGMP Guna Optimalkan Sistem Zonasi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah membagi semua wilayah Indonesia ke dalam 2.578 zona. Di samping Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sistem zonasi juga akan diterapkan untuk semua guru.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano menjelaskan, sistem zonasi guna guru bakal dimanfaatkan dalam menyalurkan guru di dalam zona dan penambahan proses pembelajaran guru. Salah satu yang bakal dioptimalkan yakni peran dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang terdapat di masing-masing zona.

“MGMP sekitar ini melulu aktif di daerah-daerah tertentu. Makanya nanti, dana sejumlah Rp 840 miliar duit yang biasa dianggarkan untuk pelatihan guru di pusat, anda geser guna MGMP,” jelas Supriano untuk Republika, Rabu (21/11).
Berdasarkan keterangan dari Supriano andai sistem zonasi dilaksanakan secara masif, maka dia juga optimistis MGMP di seluruh zona akan dapat eksis. Bahkan, kualitas guru-guru juga akan meningkat sebab setiap zona akan diserahkan anggaran.

“Kalau punya dana kan mereka (MGMP) dapat mengadakan diskusi masing-masing minggu sekali. Anggaran yang kami berikan tersebut untuk snack, transport yang bakal disesuaikan dengan berat medannya,” jelas Supriano.

Saat ini, lanjut dia, Kemendikbud telah mulai mengajar 25 ribu guru inti yang terdapat disetiap zona. Nantinya, disetiap zona terdapat satu guru inti yang bakal berperan sebagai leader atau pemimpin MGMP di zona tersebut.

“Tahap berikutnya nanti anda latih. Sudah terdapat 1200 instruktur nasional, yang akan mengajar guru inti,” ungkap dia.

Selengkapnya: bahasainggris.co.id