SEJARAH PERKEMBANGAN SIG

SEJARAH PERKEMBANGAN SIG

SEJARAH PERKEMBANGAN SIG

SEJARAH PERKEMBANGAN SIG
SEJARAH PERKEMBANGAN SIG
  1. AWAL MULA

Geografi merupakan salah satu ilmu yang mengikuti sejarah perkembangan manusia.Manusia mengenal daerah tinggal dan lingkungan sekitarnya, yang pada awalnya hanya tersimpan pada pada otaknya atau yang biasa disebut peta mental.
Perkembangan selanjutnya yakni insan mulai menggambarkan lingkungan sekitarnya pada suatu bidang atau yang disebut dengan peta denah yaitu peta tanpa proyeksi dan skala

  1. ZAMAN PRASEJARAH

Peta tertua ditemukan ketika dilakukan penggalian reruntuhan kota Gasur, Babilonia, berupa sebilah lempeng kecil tanah liat dan diperkirakan dibentuk sekitar 2500 tahun sebelum masehi

Peta generasi kedua ditemukan di Mesir, yang digambarkan diatas lembaran kertas yang terbuat dari kulit.Peta ini memperlihatkan persil-persil tanah pertanian yang terdapat di sekitar lembah sungai Nil dan lokasi-lokasi tambang emas pada masa pemerintahan Rameses II (1292 – 1225 tahun sebelum masehi).

Bangsa Yunani memakai sistem koordinat segi-empat untuk pembuatan peta-petanya sekitar 300 tahun sebelum masehi.Mereka melaksanakan serangkaian pengamatan hingga didapat bukti-bukti yang menyatakan bahwa bentuk bumi itu tidak datar, tetapi bulat.

Ilmuwan Yunani juga memperkenalkan konsep-konsep bumi bundar dengan kutub-kutubnya, garis katulistiwa, sistem koordinat Lintang dan Bujur, sistem proyeksi peta, dan hitungan dimensi-dimensi bumi.

Perkembangan perpetaan dan diskripsi wilayah selanjutnya lebih didasarkan atas aneka macam kepentingan, menyerupai untuk perang dan pajak serta pelayaran

 

  1. ZAMAN ARAB ISLAM

Bangsa Arab Islam memimpin dalam dunia Geografi dan Kartografi pada masa pertengahan.Banyak karya Yunani diterjemahkan ke dalam bahasa Arab hingga ilmu Geografi berkembang pesat.

Idrisi yang diangkat sebagai penasihat dan pengajar di Istana oleh Raja Sicilia, Roger II pada 1154, Idrisi menciptakan globe (bola dunia) pertama kali yang terbuat dari perak seberak 400 kg memuat tujuh benua, danau dan sungai, kota, gunung, dataran, rute perjalanan dan catatan ketinggian. Ia juga mengarang suatu kitab yang menggambarkan bentuk bumi yang bundar dan mengambang diangkasa menyerupai kuning telur. Juga menjelaskan perihal iklim, lautan dan dataran serta penjelasannya secara terinci.

Untuk mengormati jasa-jasa Idrisi, maka perangkat lunak yang dikembangkan oleh Universitas Clark di Amerika Serikat diberi nama “IDRISI”. Buku buku karangan dia masih terus diburu ilmuwan hingga pada awal masa 20.

 

Baca Artikel Lainnya: