Pengantar Ilmu Hukum

Pengantar Ilmu Hukum

Pengantar Ilmu Hukum

Pengantar Ilmu Hukum
Pengantar Ilmu Hukum

 

A. Hukum Merupakan Gejala Sosial

     Artinya : Suatu gejala yang terdapat di dalam masyarat.
     Sebgai gejala sosial, hukum bertujuan untuk : mengusahakan adanya keseimbangan daripada segala macam kepentingan-kepentingan yang terdapat di dalam masyarakat sehingga dapat dihindarkan timbulnya kekacauan dalam masyarakat.

B. Manusia Sebagai Makhluk Sosial

    Aristotels (pemikir Yunani), Manusia adalah : Zoon Politicon
    Artinya : Manusia adalah makhluk sosial, sehingga tidak dapat hidup sendirian, tetapi harus bermasyarakat.

C. Pengertian Hidup Bermasyarakat

– Manusia adalah mahkluk sosial, karena itu maka manusia memerlukan makhluk lainnya untuk berinteraksi, sehingga terciptalah sebuah masyarakat.
– Dalam bermasyarakat harus ada : kerjasama yang positif. Agar kerjasama itu dapat membawa keuntungan-keuntungan yang besar bagi setiap orang dalam masyarakat itu.
– Kerjasama yang positif adalah : Bahwa setiap orang tidak boleh saling mengganggu tetapi saling membantu.
– Keharusan manusian hidup bermasyarakat itu wajib bercampur dan bergaul dengan sesamanya.

D. Hukum itu terdapat dimana saja ?

     Jawab : Hukum terdapat diseluruh dunia asal ada suatu masyarakat manusia.
 Hukum ada dimana ada masyarakat.
Berlakunya hukum itu dapat dibagi menjadi :
a. Hukum Nasional.
b. Hukum International
c. Hukum regional.
d. Hukum adat.
e. Hukum agama.
f.  Hukum Universal.
Antropologi budaya mengajarkan bahwa :
Hukum itu adalah :
   Kaidah sosial biasa, seperti kesusilaan, moral, dan agama. Hukum sudah ada sejak manusia ada.
Contoh : dari zaman nabi Adam yang membuat aturan tentang perkawinan bagi putra putrinya.
 Jadi pada intinya :
   Gejala sosial brhubungan dengan masyarakat.

E. Manusia Sebagai Pengembang atau Pendukung Kepentingan-Kepentingan.

  • Manusia hidup bermasyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya.
  • Hanya dalam bermasyarakat, manusia dapat menemukan kesempurnaan hidupnya.
  • Kepentingan atau kebutuhan masyarakat berbeda-beda, manusia bermasyarakat untuk mencapai kebutuhannya yang berbeda-beda itu.
Contoh :
– Manusia bersekolah untuk mencapai kebutuhannya akan ilmu yang dapat membantunya mendapatkan    kehidupan yang lebih baik.
– Penjual yang menjual dagangannya, dan
– Pembeli yang membeli untuk kebutuhannya.