Resmikan Gedung Baru, Menristekdikti Berharap Unswagati Masuk 10 Besar

Resmikan Gedung Baru, Menristekdikti Berharap Unswagati Masuk 10 Besar

Resmikan Gedung Baru, Menristekdikti Berharap Unswagati Masuk 10 Besar

Resmikan Gedung Baru, Menristekdikti Berharap Unswagati Masuk 10 Besar
Resmikan Gedung Baru, Menristekdikti Berharap Unswagati Masuk 10 Besar

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meresmikan Gedung Kampus I dan IV Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (22/7).

Dalam sambutannya, Nasir pun berharap penambahan fasilitas infrastruktur

kampus swasta terbesar di Cirebon itu bisa meningkatkan kualitas akademik yang lebih luas.

“Saya sangat mengapresiasi atas upaya Unswagati menambah dua kampus ini. Saya mengharapkan Unswagati masuk 10 besar kampus paling tidak di wilayah Jawa Barat dan Banten,” ujarnya dalam acara peresmian gedung kampus Unswagati.

Menghadapi ketatnya persaingan akademik di tingkat perguruan tinggi, Nasir memberikan dukungan moral kepada para sivitas akademika Unswagati untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan mahasiswa. Baik melalui karya ilmiah maupun kualitas outcome lulusan mahasiswa Unswagati.

Menteri Nasir pun menuturkan dengan penyediaan fasilitas-fasilitas itu, diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan yang ada di Unswagati.

“Mudah-mudahan Unswagati masuk perguruan tinggi terbesar di Pantura. Lulusannya pun bisa memberikan manfaat untuk masyarakat dan negara,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya

Gunung Jati Dadang Sukandar Kasidin menyampaikan, peresmian gedung I dan IV Unswagati langsung oleh Menristekdikti itu memberi semangat dan energi positif kepada dosen dan seluruh civitas akademika untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas kampus.

“Kami terus berupaya meningkatkan layanan kampus melalui peningkatan SDM dan sarana dan prasarana. Di gedung kampus IV, ada empat kelas. Satu kelas bisa menampung 153 mahasiswa,” paparnya.

Sementara itu, Rektor Unswagati Cirebon Mukarto Siswoyo menyampaikan, kuliah

umum yang dihadiri Menristekdikti itu memotivasi penyelenggaraan pendidikan tinggi untuk menunjang peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dikatakan Mukarto, kampus yang berdiri sejak 1961 itu sudah meluluskan 28.214 mahasiswa. Puluhan ribu lulusan mahasiswa itu sudah terjun dan berbakti di tengah masyarakat melalui basis keilmuan yang sudah diuji.

“Mereka (lulusan) sudah bekerja, berkarya, mengabdikan diri melalui aktivitasnya di lembaga, instansi pemerintah ataupun swasta,” katanya.

 

Baca Juga :