SIKLUS HIDUP

SIKLUS HIDUP

SIKLUS HIDUP

SIKLUS HIDUP
SIKLUS HIDUP

 

Siklus hidup (daur hidup) parasit adalah

serangkaian fase (stadium) dari paarsit untuk kelangsungan hidupnya. Mengenai siklus hidup parasit sangatlah penting, karena pengendalian penyakit parasit tanpa dilandasi dengan pengetahuan siklus hidup parasit adalah sia – sia (2,3)

 

Siklus hidup parasit secara umum dapat dibedakan menjadi :

SIKLUS HIDUP secara LANGSUNG

, untuk melangsungan hidup parasit memerkulan hanya satu hospes (hospes definitif) dan parasit ini biasanya memiliki fase bebas. Contoh cacingAscaris suumyang menginfeksi babi, cacing dewasa bertelur dan keluar bersama tinja dan mencemari lingkungan, telur mengalami perkembangan dimana di dalam telur terbentuk larva stadium 1 dan 2 yang bersifat infektif dan akhirnya tertelan lagi oleh babi dan berkembang menjadi dewasa. Disini hanya memerluka satu hospes babi dan perkembangan telur terjadi diluar tubuh babi (fase bebas).

 

SIKLUS HIDUP secara TIDAK LANGSUNG

,untuk kelangsungan hidup parasit membutuhkan satu hospes definitive dan satu atau lebih hospes intermedier. Contoh cacing hatiFasciola gigantica yang menginfeksi sapi, cacing dewasa yang berpredileksi didalam kantung empedu bertelur dan keluar bersama tinja dan mencemari lingkungan, dari dalam telur akan keluar

 

mirasidium yang harus membutuhkan hospes intermedier siput

Lymnaea sp untuk berkembang menjadi sporokista, redia dan serkaria, serkaria akan keluar dari tubuh siput dan menempel pada rumput menjadi Metaserkaria infektif dan akhirnya harus tertelan oleh sapi.

Sumber : http://ahmadali.wagomu.id/e103448.html