Belajar dan Bermain di Perpustakaan

Belajar dan Bermain di Perpustakaan

Belajar dan Bermain di Perpustakaan

Belajar dan Bermain di Perpustakaan
Belajar dan Bermain di Perpustakaan

Aktivitas Perpustakaan Umum Surabaya kembali normal Senin (3/7). Pengunjung didominasi anak sekolah

hingga mahasiswa. Tidak hanya membaca, beberapa di antara mereka juga belajar bersama.

Hal itu terlihat dari delapan mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Di area lesehan, mereka berkumpul untuk membahas materi kuliah. Rupanya, para mahasiswa semester IV itu sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir semester (UAS).
Belajar dan Bermain di Perpustakaan
MENJELANG UJIAN: Mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya belajar bersama untuk persiapan menghadapi ujian akhir semester. (Okky Putri Rahayu/Jawa Pos/JawaPos.com)

Vivie Solichatin Nafi’ah, salah seorang mahasiswa, mengatakan bahwa kegiatan belajar kelompok itu

dilakukan seminggu sekali. Pertemuan lebih intens mendekati UAS. ”Kalau di perpus kan lebih tenang, jadi bisa fokus,” ujar mahasiswi jurusan manajemen bisnis tersebut.

Berbeda dengan Natania Victoria Pentury. Siswi kelas V SD Kristen Kalam Kudus, Surabaya, itu justru menghabiskan waktu liburnya. Natania sengaja datang untuk menikmati fasilitas bermain yang ada di perpustakaan.

Kemarin Natania terlihat memainkan game dari komputer di area children playland. Dia tampak antusias menyelesaikan game mewarnai bentuk dari salah satu aplikasi di komputer. Natania memang sering datang ke perpustakaan untuk mengisi waktu luang. Apalagi, lanjut dia, kali ini bertepatan dengan momen libur sekolah.

Natania ditemani Maria Fransisca Pentury, sang kakak. Sambil membaca sebuah novel,

Maria sesekali memandu adiknya bermain game olah kreativitas itu. Dia mengaku sering berkunjung ke perpustakaan yang memiliki 28.210 eksemplar koleksi tersebut. ”Sering baca di sini. Kalau nggak selesai baca, terus bukunya dipinjam,” kata alumnus SMA Kristen Kalam Kudus tersebut.

Gustaf Bimas, salah seorang petugas, mengatakan, jumlah pengunjung masih belum normal. Kemarin tercatat sekitar 132 orang yang berkunjung. Biasanya 200–300 orang per hari. Sebagian besar pengunjung mengembalikan buku setelah perpustakaan libur seminggu.

 

Baca Juga :