Hukuman Edukatif Bagi Anak

Hukuman Edukatif Bagi Anak

Hukuman edukatif merupakan hukuman yang mempunyai sifat mendidik. Contoh-contoh dari hukuman edukatif sendiri yang bisa kamu terapkan guna anak umur 6-10 tahun diantaranya. yaitu:

1. Menghapalkan hal-hal yang berbau keagamaan

Jika anak kamu membuat sebuah kekeliruan maka kamu bisa menyerahkan ia hukuman guna menghapalkan hal-hal yang berbau keagamaan. Seperti kamu bisa mengajak anak kamu untuk menghapalkan doa-doa yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari, ataupun menghapalkan surat-surat pendek dalam Al-Qur’an. Hukuman laksana ini akan menciptakan anak kamu lebih religius.

2. Menghapalkan hal-hal yang bersangkutan dengan mata latihan di Sekolah

Anda dapat memberikan hukuman untuk anak kamu untuk menghapalkan perkalian dalam Matematika, suatu dongeng, menciptakan puisi, ataupun menghapalkan lagu-lagu mesti nasional. Hukuman laksana ini dapat membuat anak kamu semakin pintar dalam sekian banyak mata latihan di Sekolahnya.

3. Mengganti channel yang disaksikan dengan menyaksikan berita

Ketika anak kamu melakukan kesalahan kamu bisa menyerahkan ia hukuman guna memnonton suatu berita dan mengucapkan kembali apa isi berita tersebut kepada anda. Mungkin ketika kamu menerapkan hukuman laksana ini anak kamu akan merasa kesal dan marah, lagipula jika berita yang ia tonton tersebut saat acara kartun kesayangannya. Tetapi urusan ini bertujuan supaya ia tidak mengulangi kesalahnnya, sekaligus mengajar daya simak anak terhadap apa yang ia lihat dan ia dengar.

4. Membuat situasi seperti semula

Bila anak kamu membuat berantakan dagangan atau mencemari rumah. Anda dapat meminta ia untuk merapikan atau membersihkannya laksana sedia kala. Tentu ia bakal merasa lelah, dan pun tidak bakal mengulangi perbuatannya. Hal ini bakal mendidik ia guna bertanggung jawab.

5. Mengurangi masa-masa main

Ketika anak kamu melakaukan kesalahan, kamu bisa meminimalisir waktu main dan meminta anak untuk mengerjakan hal beda yang lebih bermanfaat. Seperti meminta ia menolong pekerjaan kamu ketika memasak, dll. Jadi walau ia tidak dapat bermain ia dapat mendapat hiburan beda dengan menolong anda.

Itulah sejumlah hukuman yang menurut keterangan dari saya mempunyai sifat edukatif dan bisa kamu terapkan saat anak kamu membuat sebuah kekeliruan sebagai hukumannya.

Sumber : http://linkanalyse.durad.de/?ext_url=www.pelajaran.co.id