Hindari Hal Ini Agar Anak Semangat Menyambut Pagi

Hindari Hal Ini Agar Anak Semangat Menyambut Pagi

Alangkah senangnya andai seluruh anggota family Ibu bisa menjalani hari dengan sarat semangat dan mood yang positif, bukan? Nah, suasana lokasi tinggal di pagi hari ternyata tidak sedikit pengaruhnya lho, Bu. Apalagi untuk si Kecil yang biasanya belum bisa mengendalikan emosinya. Agar si Kecil motivasi menyambut pagi dan pergi ke sekolah dengan gembira, yuk pastikan Ibu menghindari hal-hal sebagai berikut di pagi hari.

Membiarkan mood Ibu memprovokasi sikap Ibu di pagi hari
Ibu ialah bagian urgen dari persiapan family di pagi hari, terutama si Kecil yang pastinya masih lebih tidak sedikit bergantung untuk Ibu. Ya, Ibu barangkali terkadang terbangun dengan keadaan hati yang tidak cukup baik, tetapi tidak boleh sampai urusan ini memprovokasi persiapan di pagi hari, ya,misalnya Ibu jadi gampang marah untuk si Kecil. Pastikan suasana lokasi tinggal di pagi hari tetap enteng dan positif supaya si Kecil tetap motivasi menyambut pagi.

Si Kecil tidak cukup tidur di malam sebelumnya
Salah satu penyebab utama si Kecil tidak motivasi pagi ialah karena ia masih mengantuk dampak jam istirahat yang kurang. Karenanya, tidak jarang kali pastikan si Kecil istirahat tidak terlampau larut di malam sebelumnya. Ibu butuh bersikap konsisten tentang hal ini supaya tubuh si Kecil terbiasa dengan jam istirahat yang memang cocok dengan kebutuhannya.

Tidak melimpahkan perhatian penuh untuk si Kecil
Normal andai Ibu pun sibuk sekali di pagi hari, baik dengan hal-hal lokasi tinggal tangga maupun persiapan Ibu yang pergi bekerja. Tetapi ialah hal yang pun wajar andai si Kecil bersikap menggali perhatian. Ibu butuh bersikap arif dalam menghadapinya. Jika memang terdapat yang mesti Ibu kerjakan, komunikasikan saja dengan baik pada si Kecil. Tetapi tetap pastikan Ibu punya waktu berbobot | berbobot | berkualitas dengan si Kecil di pagi hari walau melulu sebentar.

Terlalu terburu-buru
Memang lazimnya kita terburu-buru di pagi hari sebab waktu yang sempit. Apalagi andai Ibu bermukim di kota besar yang lazimnya akan megalami kemacetan di pagi hari. Karenanya, pastikan si Kecil punya lumayan waktu untuk mengerjakan rutinitasnya di pagi hari ya, Bu. Diburu-buru ketika sarapan atau ketika mengikat tali sepatu pasti tidak menyenangkan untuk si Kecil, bukan? Padahal momen sarapan berfungsi untuk memperkenalkan pola santap yang baik dan momen mengikat tali sepatu dapat menolong si Kecil mengembangkan keterampilan motorik halusnya.

Terlalu tidak sedikit memberi pesan pada si Kecil
Ibu biasanya merasa mesti mengingatkan si Kecil mengenai sekian banyak hal. Mulai dari bertanya untuk memeriksa apakah ia sudah mengerjakan sesuatu atau pesan-pesan positif untuk si Kecil sebelum ia berangkat ke sekolah. Misalnya, apakah ia sudah menuntaskan tugas sekolahnya, apakah kitab pelajaran tertentu telah dimasukkan ke dalam tas, tidak boleh lupa ini dan itu, dan beda sebagainya. Maksud Ibu pastinya baik, tetapi untuk si Kecil Ibu dapat terdengar berlebihan atau bahkan tidak percaya kepadanya sehingga justeru membuat ia kesal. Bertanya dan ingatkan si Kecil secukupnya saja ya, Bu.

Baca Juga :