PRESIDEN JOKO WIDODO DAN WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN DILANTIK, SDM UNGGUL MENJADI PRIORITAS UTAMA

PRESIDEN JOKO WIDODO DAN WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN DILANTIK, SDM UNGGUL MENJADI PRIORITAS UTAMA

PRESIDEN JOKO WIDODO DAN WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN DILANTIK, SDM UNGGUL MENJADI PRIORITAS UTAMA

PRESIDEN JOKO WIDODO DAN WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN DILANTIK, SDM UNGGUL MENJADI PRIORITAS UTAMA
PRESIDEN JOKO WIDODO DAN WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN DILANTIK, SDM UNGGUL MENJADI PRIORITAS UTAMA

Jakarta, 20 Oktober 2019 – Presiden Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin secara resmi dilantik

dalam Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Minggu, 20 Oktober 2019.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih K.H. Ma’ruf Amin mengucap sumpah jabatan.

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” Ucap Presiden Jokowi.

Pengucapan Sumpah Jabatan Presiden Presiden Joko Widodo

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia

dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Pengucapan Sumpah Jabatan Wakil Presiden Ma’ruf Amin

Presiden Joko Widodo dalam pidato awal masa jabatan memaparkan lima hal yang akan menjadi fokus kerja di periode kedua pemerintahan pada 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Presiden Joko Widodo dalam pidato awal masa jabatan

Pertama, Presiden Jokowi akan menjadikan pembangunan sumber daya manusia

(SDM) sebagai prioritas utama. Dalam hal ini, Presiden Jokowi hendak membangun SDM yang pekerja keras, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta akan mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama.

Kedua, pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur. Menurut Presiden, infrastruktur tersebut akan menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata, mendongkrak lapangan kerja baru, serta mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

Ketiga, Kepala Negara ingin agar segala bentuk kendala regulasi disederhanakan, dan dipangkas. Dalam hal ini, Presiden mengatakan, pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang (UU) besar, yaitu UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM.

 

Sumber :

http://pressreleaseping.com/pressrelease/275563.html