Murid SMAN 1 Kota Kediri Ubah Larva Lalat Jadi Penyerap Polusi Air dari Logam Berat

Murid SMAN 1 Kota Kediri Ubah Larva Lalat Jadi Penyerap Polusi Air dari Logam Berat

Murid SMAN 1 Kota Kediri Ubah Larva Lalat Jadi Penyerap Polusi Air dari Logam Berat

Murid SMAN 1 Kota Kediri Ubah Larva Lalat Jadi Penyerap Polusi Air dari Logam Berat
Murid SMAN 1 Kota Kediri Ubah Larva Lalat Jadi Penyerap Polusi Air dari Logam Berat

Dua orang siswi SMA Negeri 1 Kota Kediri, Jawa Timur berhasil merubah larva lalat hitam

menjadi produk bio filter yang berguna untuk menyerap polusi air dari logam berat dan berbahaya. Prestasi di bidang penelitian ilmiah ini, mengantarkan keduanya meraih juara dua lomba riset sumber daya air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2019.

Kedua siswi berprestasi tersebut adalah Difani Aurelia dan Aulia Chintya Maharani.

Di tangan keduanya, larva lalat yang menjijikkan ternyata bermanfaat untuk  kehidupan manusia dan biota air. Produk serbuk kitosan dari bahan tepung lalat hitam yang dikembangkan menjadi bio filter menjadi alat pemisah logam berat dari dalam air.

Difani mengatakan, inovasi tersebut muncul dari hasil diskusi dengan mentor tim Karya Ilmian Remaja OASE di sekolah. Berdasarkan kajian pustaka, didapat hasil bahwa, tepung larva lalat hitam mengandung protein tinggi antara 45-55 persen yang bisa diekstrak menjadi kitosan. Sedangkan kitosan sendiri memiliki daya absorb atau penyerap logam berat.

“Awalnya mentor memberi inspirasi bahan dari dalam tepung larva lalat hitam

. Kemudian kami melakukan diskusi tentang pemanfaatan tepung ini. Semula, larva dianggap menjinjikkan dan tidak berguna. Kami beriovasi bagaimana meningkatkan nilai guna dari larva itu sendiri,” kata Difani, Senin (20/5/2019).

 

Sumber :

https://works.bepress.com/m-lukito/5/