Kementerian PUPR Tawarkan Percepatan Sertifikasi Tenaga Ahli

Kementerian PUPR Tawarkan Percepatan Sertifikasi Tenaga Ahli

Kementerian PUPR Tawarkan Percepatan Sertifikasi Tenaga Ahli

Kementerian PUPR Tawarkan Percepatan Sertifikasi Tenaga Ahli
Kementerian PUPR Tawarkan Percepatan Sertifikasi Tenaga Ahli

Seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang (UU) Layanan Jasa Konstruksi No.2 tahun 2017

, kini tenaga kerja di bidang konstruksi wajib tersertifikasi. Untuk menyosialisasikan sekaligus mengajak mahasiswa untuk mendapatkan sertifikat tenaga ahli, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hadir di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Selasa (19/2/2019).

Pada pasal 70 ayat 1 UU Layanan Jasa Konstruksi disebutkan bahwa setiap tenaga kerja

di bidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja. Artinya, tanpa sertifikat tersebut seseorang tidak akan bisa bekerja di semua bidang konstruksi. Untuk itulah, Kementerian PUPR merasa perlu hadir langsung ke kampus untuk mengajak mahasiswa segera mendapatkan sertifikat agar dapat ikut serta dalam pembangunan bangsa.

Ir Ober Gultom MT, Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR

mengatakan, peluang bagi lulusan teknik sipil sangat terbuka. Pasalnya, saat ini Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan, dan untuk menyukseskannya dibutuhkan tenaga-tenaga ahli yang telah tersertifikasi. “Di Indonesia sendiri baru ada sekitar 200 ribu tenaga ahli yang tersertifikasi, padahal kebutuhan di lapangan bisa mencapai 500 ribu orang,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://situsiphone.com/