Teori Perilaku Konsumen

Teori Perilaku Konsumen

Table of Contents

Teori Perilaku Konsumen

Teori Perilaku Konsumen
Teori Perilaku Konsumen

1.      Wawacara Pribadi

Teknik pengumpulan informasi yang di lakukan dengan informasi secara langsung berhadap-hadapan antara pewawancara (interviewer) dengan konsumen.

2.      Survei Melalui Telepon

Teknik pengumpulan informasi konsumen melalui  telepon dimaksud untuk mengetahui pendapat konsumen terhadap penggunaan barang yang telah di belinya.

3.  Survei Melalui Surat

Teknik pengumpulan melalui surat dimaksud untuk menyebar luaskan kuisioner kapada konsumen melalui metode pos.

Tujuan survei melalui surat antara lain adalah untuk medapat informasi mengenai tanggapan dan  penilaian konsumen terhadap suatu produk.

3.4 Teori Perilaku Konsumen

Teori perilaku konsumen dapat dibedakan dalam dua macam pendekatan yaitu pendekatan nilai guna (utiliti) dan pendekatan nilai guna ordinal.

Dalam pendekatan nilai guna utiliti dianggap manfaat atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat dinyatakan secara kuantitatif. Berdasarkan kepada  pemisalan ini, dan dengan anggapan bahwa konsumen akan memaksimalkan kepuasan yang dapat dicapainya, diterangkan bagaimana seseorang akan menentukan kosumennya atas berbagai jenis barang yang  terdapat dipasar. Dalam  pendekatan nilai guna ordinal,manfaat atau kenikmatan yang diperoleh dari masyarakat yang dikonsumsi barang-barang tidak dikuantifikasi.

Tingkah laku seorang konsumen untuk memiliki barang-barang yang akan  memaksimalkan kepuasan ditunjukan dengan bantuan kurva kepuasan sama, yaitu kurva yang menggambarkan gabungan barang yang akan memberikan nilai guna (kepuasan yang sama).

Sumber : https://synthesisters.com/