Dinamika Kelompok dan Permainan Kelompok

Dinamika Kelompok dan Permainan Kelompok

Dinamika Kelompok dan Permainan Kelompok

Dinamika Kelompok dan Permainan Kelompok
Dinamika Kelompok dan Permainan Kelompok
a.      Dinamika Kelompok
1)   Menurut Slamet Santosa (2004) dinamika kelompok adalah suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis jelas antar anggotanya yang satu dengan yang lainnya.
2)   Menurut Prayitno (1995) dinamika kelompok merupakan sinergi dari semua factor yang ada dalam kelompok artinya merupakan pengerah secara serentak semua factor yang dapat digerakkan dalam kelompok itu, dengan demikian dinamika kelompok merupakan jiwa yang menghidupkan dan menghidupi kelompok.
3)   Menurut Winkel dinamika kelompok adalah studi tentang kekuatan-kekuatan sosial dalam suatu kelompok yang memperlancar atau menghambat proses kerjasama dalam kelompok, segala metode, sarana danteknik yang dapat diterapkan bila sejumlah orang bekerjasama dalam kelompok misalakan berpeeran, observasi terhadap jalannya proses kelompok dan pemberian umpan balik serta prosedur menangani organisasi dan pengelolaan suatu kelompok.
4)   Menurut  Prof.Mungin (2005 : 61) dinamika kelompok adalah studi yang menggambarkan berbagai kekuatan yang menentukan perilaku anggota dan perilaku kelompok yang menyebabkan terjadinya gerak perubahan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang telah di tetapkan.
Jadi  dinamika kelompok merupakan interaksi dan interdepensi antar anggota kelompok yang satu dengan yang lain kekuatan-kekuatan sosial yang membentuk sinergi dari semua faktor yang ada di dalam kelompok yang menyebabkan adanya suatu gerak perubahan dan umpan balik antara anggota dengan kelompok secara keseluruhan.
a.   Fungsi Dinamika Kelompok
Fungsi dari dinamika di dalam keompok  antara lain:
1)   Membentuk kerjasama saling menguntungkan dalam mengatasi persoalan hidup.
2)   Memudahkan segala pekerjaan.
3)   Mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga selesai lebih efektif, cepat dan efisien.
4)   Menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan masyarakat
Dalam dinamika kelompok untuk mengetahui fungsinya perlu di mengerti pula tanda-tanda Dinamika kelompok sudah terbentuk
Menurut Mungin (2005 : 63) konseling kelompok memanfaatkan dinamiuka kelompok sebagai upaya untuk membimbing anggota kelompok untuk mencapai tujuan. Media dinamika kelompok ini, unik dan hanya dapat ditemukan dalam suatu kelompok yang benar-benar hidup. Kelompok yang hidup adalah kelompok yang memiliki cirri-ciri dinamis, bergerak dan aktif berfungsi untuk memenuhi suatu kebutuhan dan mencapai suatu tujuan.
Menurut Glading dalam Mungin (2005 : 62) dinamika kelompok dapat digambarkan dengan kekuatan-kekuatan yang muncul dalan suatu kelompok. Kekuatan-kekuatan itu bias tampak jelas atau mungkin tersembunyi seperti bagaimana para anggota kelompok merasakan diri mereka sendiri, saling merasakan satu sama lain, dan merasakan pemimpin kelompok mereka, bagaimana mereka berbicara satu sama lain, dan bagaimana pemimpin kelompok mereaksi para anggota.
Selanjutnya menurut Mungin (2005 : 69) dinamika kelompok benar-benar terwujud dalam kelompok dapat dilihat dari : a) anggota kelompok dapat membantu terbinanya suasana keakraban dalam hubungan antar anggota kelompok, b) anggota kelompok mampu mencurahkan segenap perasaan dalam melibatkan diri dalam kegiatan kelompok, c) anggota kelompok dapat membantu tercapainya tujuan bersama, d)anggota kelompok dapat mematuhi aturan kelompok dengan baik, e) anggota kelompok benar-benar aktif dalam seluruh kegiatan kelompok, f) anggota kelompok dapat berkomunikasi secara terbuka, g) anggota kelompok dapat membantu orang lain, h) amggota kelompok dapat member kesempatan kepada anggota lain untuk menjalankan perannya, i) anggota kelompok dapat menyadari pentingnya kegiatan kelompok.
b.   Peranan Dinamika Kelompok dalam Bimbingan dan Konseling.
Secara khusus, dinamika kelompok berperan dalam memecahan  masalah pribadi para anggota kelompok yaitu apabila interaksi dalam kelompok difokuskan pada pemecahan masalah pribadi yang  dibahas. Dinamika kelompok juga berperan dalam menumbuhkan kehangatan dalam kelompok sehingga semua nggota kelompok dapat berperan aktif menyumbangkan pendapat atau pemikiranya.
b.      Permainan Kelompok pada Bimbingan dan Konseling Kelompok
Salah satu kegiatan untuk menimbulkan dinamika dalam kelompok adalah adanya permaianan. Permaianan yang dilakukan dalam bimbingan kelompok yang praktikan laksanakan adalah permaian “Kata Berangkai” dan dalam konseling kelompok adalah “ Bisik berangkai” dengan prosedur :
1)   Permaian Bimbingan Kelompok “ Kata Berangkai “
Waktu                  : ± 10 menit
Kelompok            : Baik dilakukan dengan jumlah anggota 10 orang atau lebih namun bisa disesuaikan dengan keadaan jumlah anggota dalam kelompok yang pada waktu itu berjumlah  7 orang.
Fungsi permaiana  : melatih kecepatan berfikir, membentuk dinamika dalam keompok.
Peralatan              : Tidak ada peralatan yang digunkan hanya memerlukan arena bermaian.
Langkah bermaian
1.        Praktikan memberitau peserta tentang nama permainan yaitu “kata berangkai”.
2.        Praktika memberikan keterangan cara permainan yaitu permaian dilakukan dengan merangkai kata dengan merangkai huruf akhir dalam kata dibuat kata baru dengan contoh anak huruf terakhirnya “k” berarti kita merangkai kata yang berawalan “k” yaitu kadal dan seterusya. Dalam permaian bila ada anggota yang tidak bisa melanjutkan kata dalam waktu 5 detik di akhir acara diminta untuk menunjukan kebolehanya atau bakat dan hobi seperti menyanyi.menari,main musik dan lainya.
2)   Peraminan dalam konseling kelompok “ Bisik Berangkai “
Waktu                  : ± 10 menit
Kelompok            : Baik dilakukan dengan jumlah anggota 10 orang atau lebih namun bisa disesuaikan dengan keadaan jumlah anggota dalam kelompok yang pada waktu itu berjumlah  7 orang.
Fungsi                  : melatih kecepatan berfikir, daya ingat,konsentarasi,  dan mengetes pendengaran untuk ketepatan menjawab
Peralatan              : Tidak ada peralatan yang digunkan hanya memerlukan arena bermaian.
Langkah bermaian
1.      Praktikan memberitau peserta tentang nama permainan yaitu “Bisik berangkai”.
2.      Praktika memberikan keterangan cara permainan yaitu permaian dilakukan dengan cara membisikan suatu kata kemudian dilanjutkan membisikan kata kepada teman yang ada disampingnya. Dalam permaian bila ada anggota yang tidak bisa tepat menyebutkan kata yang telah dibisikan dalam waktu 5 detik di akhir acara diminta untuk menunjukan kebolehanya atau bakat dan hobi seperti menyanyi.menari,main musik dan lainya.
D.    Pemimpin Kelompok
a.      Syarat
Menurut Prof. Mungin Eddy W ( 2005:118) ada beberapa syarat menjadi pemimpin kelompok yaitu:
1.    Kepribadian dan Karakter pemimpin kelompok
a.    Kehadiran,pemimpin kelompok bisa hadir secara emosional pada penggalaman orang lain.
b.    Kekuatan pribadi,meliputi kepercayaan diri dan kesadaran akan pengaruh sesorang kepada orang lain.
c.    Keberaniana, pemimpin kelompok yang efektif harus sadar bahea mereka perlu menunjukan keberanian dalam interaksi dengan anggotanya.
d.   Kemauan untuk mengkonfrontasi diri sendiri,menunjukan keberanian bukan hanya pada cara- cara berhubungan dengan kelompok tetapi dengan berhubungan dengan diri mereka sendiri juga.
e.    Kesadaran diri, berbarengan dengan hal menghadapi diri sendiri. Ciri esensial dari kepemimpinan efektif adalah kesadaran akan diri sendiri, akan kebutuhan dan motivasi – motivasi seseorang,akan konflik atau masalah – masalah pribadi,akan bertahanan dan titik kelemahan,akan bidang usaha – uasaha yang belum selesai.
f.     Kesungguhan/ketulusan, minat yang tulus dan sungguh – sungguh pada kesejahteraan orang lain dan kemampuan untuk berkembang secara konstruktif.
g.    Keaslian (authenticity) ,pemimpin menjadi sesorang yang asli,nyata atau rill,kongruen dan jujur.
h.    Mengerti identitas, bila akan menolong orang lain,pemimpin kelompok perlu memiliki pengertian yang jelas tentang identitas diri mereka sendiri.
i.      Keyakinan / kepercyaan dalam proses kelompok,merupakan esensi keberhasilan dari proses kelompok.
j.      Kegairahan (antusiasme)
k.    Daya cipta dan kreatif
l.      Daya tahan (stamina)
Menurut Trait Theories of Leadership di dalam buku Dinamika Kelompok karangan Slamet Santosa menyebutkan ciri seseorang dapat dikatakan pemimpin adalah :
1)      Intelegensi bahwa pemimpin memiliki intelegensi lebih dari yang lain.
2)      Kematangan sosial dan pengetahuan luas.
3)      Memiliki motivasi sendiri dan dorongan berprestasi.
4)      Sikap untuk meyakini hubungan dengan orang lain.
Menurut Floyd ruch dan Stogdill dalam buku Dinamika Kelompok karangan Slamet Santosa menyebutkan syarat pemimpin  adalah :
1)      Social perception, pemimpin harus dapat memiliki ketajaman dalam menghadapi situasi.
2)      Ability in abstract thinking, pemimpin harus memiliki kecakapan secara abstrak terhadap masalah yang dihadapi.
3)      Emotional stability, pemimpin harus memiliki perasaan yang stabil, tidak mudah terkena pengaruh dari pihak luar.