Mengamati selera negara tujuan ekspor

Mengamati selera negara tujuan ekspor

Hal yang tidak kalah penting yang harus dilakukan adalah mengamati selera konsumen. Sehingga produsen tidak asal dalam menjual barang. Barang yang dikirimkanpun akan lebih mudah diterima ooleh pihak konsumen yang ada pada suatu negara. Oleh karena itu dalam kondisi seperti initerkadang dibutuhkan diskriminasi harga. Hal tersebut dilakukan oleh negara pengekspor tidak lain agar mendapatkan keuntungan yang sebesar besarnya.

Dengan memahami selera konsumen dari negara tujuan ekspor tersebut, secara langsung negara pengekspo bisa menentukan negra mana yang bisa dikenai harga tinggi dan negara mana yang mendapatkan harga rendah. Untuk negara dengan selera bagus atas barang yang dijual oleh pengekspor, negara tersebut bisa mengenakan harga yang tinggi terhadap konsumen negara tujuan ekspor. Sedangkan bagi negara yang memiliki selera kurang bagus atas barang yang diekspor, negara pengekspor bisa mengenakan harga yang lebih rendah. Hal tersebut dilakukan guna menarik minat konsumen sudah tinggi, harga tersebut juga bisa di naikan oleh negara pengekspor.

  1. Alasan politik

Banyak alasan yang melatar belakangi terjadinya diskriminasi harga.  Ketika suatu negara memiliki hubungan politik yang baik dengan negara tujuan ekspor, kemungkinan negara tersebut akan mendapatkan negara yang rendah dari negara pengekspor cukup besar. Sedangkan jika negara pengekspor memiliki hubungan yang buruk dengan negara tujuan, tidak tertutup kemungkinan negara negara pengekspor akan mengenakan harga yang lebih tinggi.

https://9apps.id/