Teknik Geotagging

Teknik Geotagging

Teknik GeotaggingTeknik Geotagging

Dasar untuk geotagging adalah posisi. Posisi tersebut berasal dari Global Positioning System (GPS) dan berdasarkan lintang atau bujur sistem koordinat yang menyajikan setiap lokasi di bumi dari 180° BB hingga 180° BT sepanjang Khatulistiwa dan 90° utara melalui 90° selatan sepanjang meridian utama.

GeotaggingFoto

Pilihan utama untuk foto geotagging terbagi atas dua bagian yaitu menangkap informasi GPS pada saat foto diambil atau “melampirkan” foto untuk memetakan setelah gambar diambil. Dalam rangka untuk menangkap data GPS pada saat foto itu diambil, pengguna harus memiliki kamera dengan built in GPS atau GPS standalone bersama dengan kamera digital. Beberapa ponsel seperti iPhone, Samsung Android dan Motorola Backflip sudah menggunakan chip GPS bersama dengan built-in kamera untuk memungkinkan pengguna untuk secara otomatis geotag foto. Orang lain mungkin memiliki chip GPS dan kamera tetapi tidak memiliki perangkat lunak internal yang diperlukan untuk menanamkan informasi GPS dalam gambar. Sebuah kamera digital beberapa juga memiliki built-on atau GPS built-in yang memungkinkan untuk geotagging otomatis seperti Nikon, Sony dan Ricoh. Perangkat tersebut menggunakan GPS, A-GPS atau keduanya. A-GPS dapat lebih cepat mendapatkan data jika Anda berada dalam jangkauan sebuah menara ponsel dan dapat bekerja lebih baik di dalam bangunan, sedangkan GPS tidak bekerja dengan menara ponsel dan menggunakan sinyal standar GPS di luar kawasan perkotaan. GPS cenderung menggunakan lebih banyak daya baterai.

Koordinat geografis juga dapat ditambahkan ke foto setelah foto ini diambil ke peta menggunakan program-program seperti FlickrPanoramio ataupun Google Earth. Program-pro gram ini kemudian dapat menulis garis lintang dan bujur ke dalam header exif foto setelah Anda memilih lokasi pada peta.

  1. BahayaGeotagging

Studi ilmiah dan beberapa situs demonstratif menghasilkan diskusi tentang implikasi privasi geotagging dan telah mengangkat perhatian publik. Secara khusus, embedding otomatis geotag dalam gambar yang diambil dengan smartphone ini sering diabaikan oleh pengguna telepon seluler. Akibatnya, orang sering tidak menyadari bahwa foto yang mereka publikasikan di Internet telah tergeotag. Banyak selebriti dilaporkan menyerahkan lokasi rumah mereka tanpa menyadarinya. Menurut penelitian, banyak foto-foto tergeotag tersebut yang dijual di Craigslist.

Penerbitan foto dan media lainnya dengan tag Geolocation yang tepat di internet memungkinkan orang untuk melacak lokasi acak individu dan berkorelasi dengan informasi lainnya. Oleh karena itu, penjahat bisa mengetahui kapan rumah yang kosong karena penghuninya diposting geotag dan timestamped informasi baik tentang alamat rumah mereka dan tinggal liburan mereka. Bahaya ini bisa dihindari dengan menghapus geotag dengan alat penghapusan metadata untuk foto sebelum mempublikasikannya di Internet. Salah satu artikel yang terkait dengan aplikasi dari Google yang memungkinkan user untuk mempostingkan Foto lengkap dengan letak atau posisinya yang diintregasikan dengan Google Earth ataupun Google Maps adalah Panoramio dan Picasa.

 

Sumber: https://hon.co.id/temukan-gelombang-gravitasi-ahli-astrofisika-menangkan-nobel/