Formaldehyde ( HCHO)

Formaldehyde ( HCHO) Formaldehyde digunakan secara besar-besaran dalam berbagai proses industri, merupakan volatile organic compounds ( senyawa organik yang mudah menguap) yang sering terdapat pada bahan perekat, tekstil, kertas maupun produk – produk tekstil dan kosmetik. Pada dosis atau pajanan yang melebihi nilai 103 ppm akan menyebabkan iritasi selaput lendir, gangguan kulit kering secara kronik maupun akut. Selain itu, pajanan yang melebihi nilai 1 ppm akan menyebabkan pajanan kronis dan diduga bersifat karsiogenik. OSHA menetapkan batas aman pajanan 8 jam untuk lingkungan kerja adalah 0,75 ppm, sedangkan untuk pajanan singkat adalag 2 ppm, sedangkan ASHRAE dan Swdish mengambil batas pajanan adalah 0,1 ppm. Pengendalian bagi zat ini diantaranya adalah dengan pemilihan bahan banguna yang rendah formaldehyde, peninkatan kualitas ventilasi pada saat penggunaan produk formaldehyde baru, dan pengendalian suhu dan kelembaban (BiNardi, 2003). h) Radon Dipasaran beredar beberapa jenis bahan bangunan yang terbuat dari bahan tambang maupun sisa pengolahan bahan tambang maupun sisa pengolahan bahan tambang yang berkadar radioaktif tinggi. Beberapa bahan tersebut antara lain asbes, garnit, italian tuff, gipsum, batu bata dari limbah pabrik alumunia, cone block, yang terbuat dari limbah abu batubara, acrated concrete, blast-furnace slag dari limbah pabrik besi, mengandung konsentrasi tinggi radium 226 yang dapat menjadi sumber migrasi radon di didalam ruangan ( Pudjiastutu et.al. 1998 ).Sumber : https://tukangkonten.com/

INDEGENOUS FORCES 

INDEGENOUS FORCES   Yang dimaksud dengan kekuatan dari dalam adalah kekuatan yang ada dalam masyarakat  itu sendiri untuk berkembang. Ini sangat penting untuk terjadinnya perkembangan. Jadi harus ada kehendak untuk menaikan tingkat hidup masyarakat tersebut. Kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar masyarakat  dapat mendorong Read More …

Teori Siklus

Teori Siklus Bagi Ibn Khaldun, produksi bergantung kepada penawaran dan permintaan terhadap produk. Namun penawaran sendiri tergantung kepada jumlah produsen dan hasratnya untuk bekerja, demikian juga permintaan tergantung pada jumlah pembeli dan hasrat mereka untuk membeli. Variabel penentu bagi produksi Read More …